Skip to content

Ruju'

21 Desember 2009

A. Penegrtian Ruju’

Menurut Bahasa Arab ruju’ berasal dari kata raja’a yarji’u yang berarti kembali. Menurut istilah, ruju’ adalah kembalinya suami kepada ikatan nikah dengan istrinya sebagaimana semula, selama istrinya masih berada dalam masa iddah raj’iyah.

B. Hukum Ruju’

Hukum ruju’ pada dasarnya adalah mubah, akan tetapi hukum ruju’ bisa berubah sebagai berikut :

  1. Wajib, bagi seorang suami yang mentalak istrinya, sedangkan sebelum mentalaknya ia belum menyempurnakan pembagian waktunya.
  2. Sunnah, apabila ruju’nya suami kepada istrinya niat karena Allah.
  3. Makruh, apabila meneruskan perceraian lebih bermanfaat dari pada ruju’.
  4. Haram, jika maksud ruju’nya suami adalah hanya untuk menyakiti istri.

C. Rukun Ruju’

  1. Istri sudah bercampur dengan suami yang mentalaknya dan masih dalam masa iddah.
  2. Keinginan ruju’ suami atas kehendak sendiri.
  3. Dua orang saksi.
  4. Shigat, contoh “saya ruju’ kamu”.

D. Hikmah Ruju’

  1. Mngembalikan lagi hubungan persaudaraan.
  2. Sebagai alat (ishlah) perbaikan untuk memperbaiki kesalahan dan kekurangan.
  3. Dapat menyelamatkan masa depan putra-putrinya

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: