Skip to content

Matahari Senja

25 Mei 2009
tags: , ,

Matahari tak lagi hangat menyapa pagi
Air mata masih tertumpah sia2
Masih sadar hariku akan berakhir
Sungguh, Aku masih rindu pagi ini
bait terakhirku untuk dia
kenang saja kisahku
Aku yang kini temaram

Jawab tanyaku dalam hatimu
kapan aku bisa tersenyum lagi dengan matahari
Pelangi muncul hiasi matahari
Jalan hidup masih menyiksa

Teringat sapa hangat matahari
Jantung hati berdetak begitu cepat
Lawan hari ini untuk matikan kesendirian tanpa arti
Nafas berakhir tanpa kata
iringi matahari kembali ke peraduan

Apakah bulan mampu berikan senyuman Matahari?
Bulan sabit tak selamanya tersenyum sendiri
Ayo temani dia dengan senyumanmu yang terindah.
Tunggu aku diakhir jalanmu, matahari…

**untuk sahabat terbaikku, selamat jalan ke dunia yang abadi. Kisahmu akan abadi. Tak usah lagi kau merasa takut, kini senum matahari yang hangat telah disampingmu.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: