Skip to content

Kemana Senyum Bulan

19 Mei 2009

Malam masih belum terkalahkan sang terang
Hari ini akan terkenang
seiring datangnya hari yang baru
Jiwa baru pun membawa harapan baru

Kau harus bahagia mendengar tangisan
Tangisan penuh harap
Hanya tangis yang mampu melukiskan keadaan
Sang jiwa baru bangkit
Perlahan tancapkan keyakinan
Esok pagi akan aku kuasai

Tapi perasaan cemas
melihat sinar sang bulan meredup
Tertutup awan hitam yang tebal
Malam kian gelap di kota ini
Suara pesta terdengar riuh diatas air
Air sang cermin bagi bulan tak mampu tampakkan sinarnya

Keyakinan tentang esok lebih baik
Keyakinan esok tak ada air mata tertumpah percuma
Keyakinan atas terjawabnya doa bunda
Kelelahan berharap biarlah sirna

*Sinar bulan layaknya semangat dari orang-orang yang mengharapkan kita mampu memberi kegelapan(malam) arti. Arti bahwa malam dapat terindahkan oleh hadirnya bulan(kamu) . Tetaplah percaya kau akan mewujudkan mimpimu,jika harus tertunda maka berikan mimpi itu kepada sahabatmu untuk membantu. Sahabat adalah orang yang dapat menemani perjalanan menuju “pagi (pewujudan mimpi)”. Maka jagalah sahabatmu agar mampu menjaga sinar mu.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: