Lanjut ke konten

VALENTINE HARI KASIH SAYANG

6 Februari 2009

loveparade2009-2

Kalau dilihat dari namanya “Valentine” atau hari kasih sayang mempunyai hubungan dengan sebuah tradisi yang bernuansa kristiani dan Roma Kuno.

Banyak versi tentang awal terjadinya valentine, tapi ada suatu kesamaan dari berbagai versi tersebut yaitu kesamaan palkunya yaitu seorang pemimpin agama Katolik yang bernama Santo Valentine.

Dahulu Valentine bersama rekannya “Santo Marius” secara diam-diam menetang akan pemerintahan Kaisar Claudius II kala itu. Karena kaisar itu beranggapan bahwa seorang pemuda yang belum menikah maka akan memiliki kekuatan yang dapat diandalkan saat diturunkan di medan perang. Maka Kaisar Claudius melarang para pemuda untuk menikah demi menciptakan prajurit perang yang potensial.

Nah, Valentine tidak sepaham dengan keputusan tersebut. Valentine secara diam-diam tetap menikahkan setiap pasangan muda yang ingin menikah. Namun lambat laun Kaisar Claudius II mengetahui apa yang dilakukan oleh Valentine.

Valentine harus menanggung atas perbuatannya menentang Kaisar Claudius II dengan hukuman mati.

Tetapi dari sumber lain juga ada yang menyebutkan seperti ini. Valentine mati karena membantu mengeluarkan orang-orang Kristen dari penjara akibat penganiayaan. Dalam versi ini Valentine saat dipenjara jatuh hati kepada seorang putri sipir, penjaga penjara.

Gadis yang dicintai Valentine secara senantiasa setia menjenguk Valentine di penjara kala itu. Tragisnya, sebelum ajal menjemput Valentine, ia menuliskan sebuah surat untuk kekasihnya. Ada tiga kata yang tertulis sebagai tanda tangannya diakhir surat dan sangat populer hingga saat ini “From Your Valentine”.

Kisah cinta Valentine ini banyak menginspirasi orang untuk mengekspresikan cinta mereka hingga kini. Akhirnya, sekitar 200 tahun sesudah itu, Paus Gelasius meresmikan tanggal 14 Februari tahun 496 Sesudah Masehi sebagai hari untuk memperingati “Santo Valentine”.

Ada lagi versi yang menyebutkan tentang Valentine dimulai sejak pada jaman Roma Kuno tanggal 14 Februari. Ini merupakan hari raya untuk memperingati Dewi Juno. Dia adalah ratu dari berbagai dewa-dewi kepercayaan bangsa Roma. Orang Roma pun mengakui kalau dewi ini merupakan dewi untuk kaum perempuan dan pernikahan.

Dan sehari setelahnya yaitu 15 Februari merupakan perayaan “Lupercalia”. Kala itu anak-anak lelaki dan perempuan harus dipisahkan satu sama lain. Namun pada malam sebelumnya nama-nama anak perempuan yang sudah ditulis dikertas dimasukkan kedalam botol. Kemudian setiap anak laki-laki akan menarik sebuah kertas. Dan nama anak perempuan yang tertulis dikertas itulah yang akan menjadi pasangannya selama festival Lupercalia berlangsung keesokan harinya.

Kadang-kadang dari hal tersebut dapat berlanjut menjadi saling jatuh cinta dan menikah dikemudian hari.

ditulis dadot[at]in.com pada 24bit.wordpress.com

2 Komentar
  1. 24bit permalink
    12 Februari 2009 8:50 AM

    thanks for your comment

  2. 8 Februari 2009 9:17 AM

    Ini entri yang menarik. Terima kasih sudah berbagi cerita. Kalau mau belajar lebih banyak lagi tentang Cinta, baca artikel Butir-Butir Cinta di blog saya. Salam kenal, sobat.

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: